Review: HTC One
Guna menyaingi Samsung dengan Galaxy S4-nya dan
Apple dengan iPhone 5-nya, HTC hadirkan salah satu ponsel andalannya yang
mengunggulkan layar fullHD dan kamera Ultrapixel. Menamakan Dirinya sebagai HTC
One, Smartphone ini juga punya segudang fitur canggih dalam balutan bodi full
metal unibodi.
Desain
Dimensi: 137.4 x 68.2 x 9.3 mm, 143 gram; port
audio 3.5 mm; slot microSIM, tombol power/lock, pengatur volume suara, speaker;
lubang mic; konektor dock, port microUSB, full metal body with zero gap
construction.
HTC memang dikenal dengan vendor yang kerap
membuat handset premium. Seperti halnya pada HTC One yang didesain dengan
dengan desain terbaik, yakni menggunakan kombinasi bahan material metal dan
kaca. Mengusung desain unibodi, sehingga baterai HTC One tidak akan dapat
diganti dan tidak memiliki slot kartu memori.
Diatas layar HTC One membenamkan lampu LED yang
berguna sebagai notifikasi pengguna aik saat mengisi daya, kehabisan daya atau
saat menerima panggilan dan SMS. Sementara dibagian bawah layar, HTC
menempatkan dua tombol sentuh home dan back. Seperti pada iPhone 5, untuk
menyisipkan kartu di HTC one melalui slot microSIM Card yang berada disamping
kiri Anda akan membutuhkan SIM card eject pin yang disertakan dalam paket
penjualan.
Untuk menyalakan, Anda cukup menekan tombol power
diatas bodi yang letaknya berdampingan pula dengan port audio 3,5mm. Sementara
tombol pengatur volume berada di ruas kanan. Port USB yang berguna sebagai
koneksi kabel data dan pengisi daya terdapat dibagian bawah bodi.
Display
Layar sentuh Super LCD3 capacitive touchscreen, 16
juta warna, 1080 x 1920 pixels, 4.7 inches (~469 ppi pixel density), Corning Gorilla
Glass 2
Sektor layar merupakan salah satu yang diunggulkan
pada smartphone HTC. Dengan resolusi full HD berukuran 4,7 inci layar HTC One
memiliki kepadatan piksel hingga 470 PPI. Kualitas ini membuat tampilan layar
lebih halus dan tajam.
Dilapisi dengan lapisan kaca antigores Gorilla
Glass generasi kedua, akan memberikan jaminan pengguna agar tidak perlu
khawatir dalam menempatkan smartphone saat disimpan.
Layar super LCD3 mampu menyuguhkan sudut penglihatan
yang luas serta tampilan yang jernih meski berada dibawah terik sinar matahari
.
OS dan UI
Android OS, v4.1.2 (Jelly Bean), planned upgrade
to v4.2 (Jelly Bean)
Selain dan OS Android, HTC juga menempatkan
kustomisasi yang mumpuni pada interfacenya. HTC One memang memiliki interface
yang sangat baru, sehingga pengguna HTC tentu akan merasa bingung dengan
tampilan antarmuka yang disandangnya. Gunakan interface HTC Sense 5.0, HTC
telah melakukan perombakan besar-besaran dari interface yang terdapat pada
smartphone sebelumnya.
Di interface Sense 5.0 ini HTC memperkenalkan
BlinkFeed, yang menyuguhkan konten favorit secara realtime langsung dari
homescreen. BlinkFeed mampu menyuguhkan baik itu konten dari situs berita,
konten lokal atau dari jejaring sosial. Bahkan Anda juga dapat memilih konten
lokal Indonesia untuk ditampilkan di panel paling kiri homescreen. Mirip dengan
Flipboard, BlinkFeed juga mampu mengumpulkan informasi dari ratusan situs
berbeda.
Seluruh konten BlinkFeed dapat langsung Anda
bagikan ke Facebook. HTC One sendiri memiliki 3 panel homescreen yang secara
deafault terdiri dari BlinkFeed, panel kosong serta kalkulator.
Fitur
Unggulan
Dropbox, Facebook, Twitter, Flashlight, Kid Mode,
News & Weather, Notes, PDF Viewer, Polaris Office, SoundHound, Stocks, TuneIn
Radio
Selain BlinkFeed, HTC One juga membenamkan
beberapa fitur dan aplikasi seperti pada beberapa smartphone kelas atas. Sebut
saja Dropbox yang sudah termasuk didalamnya. Anda cukup login ke akun Dropbox
yang sudah disematkan pada HTC One, maka Anda langsung mendapatkan gratis 25GB
space selama dua tahun.
Aplikasi lainnya yang untuk produktivitas ada juga
Polaris Office dan PDF Viewer seperti yang juga anda ketahui aplikasi ini
digunakan untuk membuka dan mengedit dokumen. Yang lainnya ada lagi aplikasi
Stocks juga menyuguhkan info pergerakan pasar saham dunia secara realtime.
Selain aplikasi default, HTC juga menyediakan
aplikasi video higlights yang dapat Anda download sendiri untuk membuat film
pendek dari kumpulan foto atau video serta membagikannya secara instan.
Penggunaan layar yang luas serta resolusi tinggi
membuat konsumsi daya baterai pada HTC One makin cepat menurun. Untungnya HTC
HTC mempersiapkannya baterai berkapasitas 2300mAh. Dilengkapi juga mode
penghematan daya, sehingga baterai mampu memperpanjang waktu siaga.
Internet
dan Konektifitas
Quad band GSM(850/900/1800/1900); HSDPA 850 / 900
/ 1900 / 2100 MHz; GPRS Up to 107 kbps,
EDGE Up to 296 kbps, HSDPA, 42 Mbps; HSUPA, 5.8 Mbps; Wi-Fi 802.11 a/c/b/g/n,
DLNA, Miracast wireless display standard, Wi-Fi hotspot, Bluetooth v4.0 with A2DP, NFC, microUSB (MHL)
v2.0
Tidak hanya harware yang mumpuni, HTC One juga
hadirkan semua kelengkapan konektifitas yang ada saat ini. Mulai dari dukungan
jaringan HSDPA yang memungkinkan Anda untuk mengakses internet berkecepatan
tinggi hingga 42Mbps. Melalui dukungan browser bawaan serta Chrome Mobile,
pengguna dapat menjelajah situs mobile atau desktop dengan baik. Saat dicoba
menggunakan browser bawaan, HTC One sanggup membuka halaman hingga 16 tab.
Untuk koneksi lainnya ada juga pilihan transfer
data sepetti Bluetooth, Anda juga dapat menggunakan DLNA, NFC serta kabel micro
USB 2.0 yang mendukung MHL adapter.
Kamera
HTC UltraPixel Camera, 4MP, 2688x1520 pixels,
autofocus, LED flash, Geo-tagging, touch focus, face detection, image
stabilization, HDR, sweep panorama; Perekam video 1080p@30fps, continuous
autofocus, video light, video stabilizer, HDR; Kamera sekunder : 2.2 MP, 1080p
Gunakan teknologi ultrapiksel, HTC menawarkan
ukuran per piksel yang tiga kali lebih besar dari ukuran per piksel kamera
beresolusi 12MP. Akan tetapi dengan ukuran chip yang sama dengan chip milik
kamera 12MP, maka tidak mengherankan bila pada akhirnya besaran resolusi yang
diusung harus dipangkas hingga sepertiganya.
Menggunakan sensor berdiagonal 1/3” serta
apperture 2.0, kamera HTC One sanggup menghasilkan gambar yang memuaskan meski
pada kondisi pencahayaan yang kurang. Dengan rasio pengambilan gambar dan video
yang sama, Anda juga dapat membuat video dari kumpulan gambar yang dihasilkan
menggunakan aplikasi Video Highlights.
Beralih ke perekam video, optical image
stabilization yang diusungnya memungkinkan pengguna untuk mendapatkan gambar
yang stabil. Dengan adanya fitur HDR
pengguna bisa menangkap detail pada
video meski kondisi backlight sangat terang ataupun dalam kondisi pencahayaan
redup.
Benchmark
Aplikasi yang digunakan: Quadrant Standard Edition
oleh Aurora Softwork dan Antutu Benchmark v3.2.1 oleh Antutu
Dengan hardware yang dimilikinya, HTC One
mengalami banyak peningkatan kecepatan dibanding pendahulunya yakkni Butterfly
menjadi. Hal ini membuat HTC One tentu membuat performanya melonjak tinggi.
Bila dibandingkan dengan Xperia Z yang baru saja kami uji, HTC One sanggup
mengumpulkan skor lebih tinggi.
Pengujian dengan Antutu mengumpulkan skor . Dari
grafik, peringkat HTC one hanya berada setingkat dibawah Samsung Galaxy SIV.
Sementara skor tes dengan Quadrant Standard menghasilkan poin sebesar 12226.
Kelebihan
• Bodi Kuat dan Solid
• Layar 4,7 inci dengan resolusi full HD
• UltraPixel Camera
• Quadcore 1.7GHz
• HTC Sense 5.0
Kekurangan
•Harga masih terbilang mahal
Kesimpulan
Meski Indonesia harus menanti cukup lama
kedatangannya, namun HTC One mampu mengobati pencintanya dengan kualitas
hardware dan fitur yang dimilikinya. Saat memegang ponsel HTC One jelas jauh
lebih baik dengan smartphone kebanyakan yang menggunakan bahan plastik. Apalagi
berbekal fitur seperti teknologi UltraPixel yang pertama dipakai pada kamera
ponsel dan layar Full HD yang dimilikinya. Hal yang juga lebih menarik adalah
perombakan dari sisi interface, yang mampu menghadirkan tampilan yang lebih
user friendly.
Sumber : http://www.tabloidpulsa.co.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar