Senin, 03 Juni 2013

Review: HTC One



Review: HTC One


Guna menyaingi Samsung dengan Galaxy S4-nya dan Apple dengan iPhone 5-nya, HTC hadirkan salah satu ponsel andalannya yang mengunggulkan layar fullHD dan kamera Ultrapixel. Menamakan Dirinya sebagai HTC One, Smartphone ini juga punya segudang fitur canggih dalam balutan bodi full metal unibodi.


Desain

Dimensi: 137.4 x 68.2 x 9.3 mm, 143 gram; port audio 3.5 mm; slot microSIM, tombol power/lock, pengatur volume suara, speaker; lubang mic; konektor dock, port microUSB, full metal body with zero gap construction.

HTC memang dikenal dengan vendor yang kerap membuat handset premium. Seperti halnya pada HTC One yang didesain dengan dengan desain terbaik, yakni menggunakan kombinasi bahan material metal dan kaca. Mengusung desain unibodi, sehingga baterai HTC One tidak akan dapat diganti dan tidak memiliki slot kartu memori.

Diatas layar HTC One membenamkan lampu LED yang berguna sebagai notifikasi pengguna aik saat mengisi daya, kehabisan daya atau saat menerima panggilan dan SMS. Sementara dibagian bawah layar, HTC menempatkan dua tombol sentuh home dan back. Seperti pada iPhone 5, untuk menyisipkan kartu di HTC one melalui slot microSIM Card yang berada disamping kiri Anda akan membutuhkan SIM card eject pin yang disertakan dalam paket penjualan.

Untuk menyalakan, Anda cukup menekan tombol power diatas bodi yang letaknya berdampingan pula dengan port audio 3,5mm. Sementara tombol pengatur volume berada di ruas kanan. Port USB yang berguna sebagai koneksi kabel data dan pengisi daya terdapat dibagian bawah bodi.


Display

Layar sentuh Super LCD3 capacitive touchscreen, 16 juta warna, 1080 x 1920 pixels, 4.7 inches (~469 ppi pixel density), Corning Gorilla Glass 2
Sektor layar merupakan salah satu yang diunggulkan pada smartphone HTC. Dengan resolusi full HD berukuran 4,7 inci layar HTC One memiliki kepadatan piksel hingga 470 PPI. Kualitas ini membuat tampilan layar lebih halus dan tajam.

Dilapisi dengan lapisan kaca antigores Gorilla Glass generasi kedua, akan memberikan jaminan pengguna agar tidak perlu khawatir dalam menempatkan smartphone saat disimpan.

Layar super LCD3 mampu menyuguhkan sudut penglihatan yang luas serta tampilan yang jernih meski berada dibawah terik sinar matahari .


OS dan UI

Android OS, v4.1.2 (Jelly Bean), planned upgrade to v4.2 (Jelly Bean)
Selain dan OS Android, HTC juga menempatkan kustomisasi yang mumpuni pada interfacenya. HTC One memang memiliki interface yang sangat baru, sehingga pengguna HTC tentu akan merasa bingung dengan tampilan antarmuka yang disandangnya. Gunakan interface HTC Sense 5.0, HTC telah melakukan perombakan besar-besaran dari interface yang terdapat pada smartphone sebelumnya.

Di interface Sense 5.0 ini HTC memperkenalkan BlinkFeed, yang menyuguhkan konten favorit secara realtime langsung dari homescreen. BlinkFeed mampu menyuguhkan baik itu konten dari situs berita, konten lokal atau dari jejaring sosial. Bahkan Anda juga dapat memilih konten lokal Indonesia untuk ditampilkan di panel paling kiri homescreen. Mirip dengan Flipboard, BlinkFeed juga mampu mengumpulkan informasi dari ratusan situs berbeda.

Seluruh konten BlinkFeed dapat langsung Anda bagikan ke Facebook. HTC One sendiri memiliki 3 panel homescreen yang secara deafault terdiri dari BlinkFeed, panel kosong serta kalkulator.


Fitur Unggulan

Dropbox, Facebook, Twitter, Flashlight, Kid Mode, News & Weather, Notes, PDF Viewer, Polaris Office, SoundHound, Stocks, TuneIn Radio
Selain BlinkFeed, HTC One juga membenamkan beberapa fitur dan aplikasi seperti pada beberapa smartphone kelas atas. Sebut saja Dropbox yang sudah termasuk didalamnya. Anda cukup login ke akun Dropbox yang sudah disematkan pada HTC One, maka Anda langsung mendapatkan gratis 25GB space selama dua tahun.

Aplikasi lainnya yang untuk produktivitas ada juga Polaris Office dan PDF Viewer seperti yang juga anda ketahui aplikasi ini digunakan untuk membuka dan mengedit dokumen. Yang lainnya ada lagi aplikasi Stocks juga menyuguhkan info pergerakan pasar saham dunia secara realtime.

Selain aplikasi default, HTC juga menyediakan aplikasi video higlights yang dapat Anda download sendiri untuk membuat film pendek dari kumpulan foto atau video serta membagikannya secara instan.

Penggunaan layar yang luas serta resolusi tinggi membuat konsumsi daya baterai pada HTC One makin cepat menurun. Untungnya HTC HTC mempersiapkannya baterai berkapasitas 2300mAh. Dilengkapi juga mode penghematan daya, sehingga baterai mampu memperpanjang waktu siaga.

Internet dan Konektifitas

Quad band GSM(850/900/1800/1900); HSDPA 850 / 900 /  1900 / 2100 MHz; GPRS Up to 107 kbps, EDGE Up to 296 kbps, HSDPA, 42 Mbps; HSUPA, 5.8 Mbps; Wi-Fi 802.11 a/c/b/g/n, DLNA, Miracast wireless display standard, Wi-Fi hotspot,  Bluetooth v4.0 with A2DP, NFC, microUSB (MHL) v2.0
Tidak hanya harware yang mumpuni, HTC One juga hadirkan semua kelengkapan konektifitas yang ada saat ini. Mulai dari dukungan jaringan HSDPA yang memungkinkan Anda untuk mengakses internet berkecepatan tinggi hingga 42Mbps. Melalui dukungan browser bawaan serta Chrome Mobile, pengguna dapat menjelajah situs mobile atau desktop dengan baik. Saat dicoba menggunakan browser bawaan, HTC One sanggup membuka halaman hingga 16 tab.

Untuk koneksi lainnya ada juga pilihan transfer data sepetti Bluetooth, Anda juga dapat menggunakan DLNA, NFC serta kabel micro USB 2.0 yang mendukung MHL adapter.


Kamera

HTC UltraPixel Camera, 4MP, 2688x1520 pixels, autofocus, LED flash, Geo-tagging, touch focus, face detection, image stabilization, HDR, sweep panorama; Perekam video 1080p@30fps, continuous autofocus, video light, video stabilizer, HDR; Kamera sekunder : 2.2 MP, 1080p
Gunakan teknologi ultrapiksel, HTC menawarkan ukuran per piksel yang tiga kali lebih besar dari ukuran per piksel kamera beresolusi 12MP. Akan tetapi dengan ukuran chip yang sama dengan chip milik kamera 12MP, maka tidak mengherankan bila pada akhirnya besaran resolusi yang diusung harus dipangkas hingga sepertiganya.

Menggunakan sensor berdiagonal 1/3” serta apperture 2.0, kamera HTC One sanggup menghasilkan gambar yang memuaskan meski pada kondisi pencahayaan yang kurang. Dengan rasio pengambilan gambar dan video yang sama, Anda juga dapat membuat video dari kumpulan gambar yang dihasilkan menggunakan aplikasi Video Highlights.

Beralih ke perekam video, optical image stabilization yang diusungnya memungkinkan pengguna untuk mendapatkan gambar yang stabil.  Dengan adanya fitur HDR pengguna bisa menangkap detail  pada video meski kondisi backlight sangat terang ataupun dalam kondisi pencahayaan redup.


Benchmark

Aplikasi yang digunakan: Quadrant Standard Edition oleh Aurora Softwork dan Antutu Benchmark v3.2.1 oleh Antutu
Dengan hardware yang dimilikinya, HTC One mengalami banyak peningkatan kecepatan dibanding pendahulunya yakkni Butterfly menjadi. Hal ini membuat HTC One tentu membuat performanya melonjak tinggi. Bila dibandingkan dengan Xperia Z yang baru saja kami uji, HTC One sanggup mengumpulkan skor lebih tinggi.

Pengujian dengan Antutu mengumpulkan skor . Dari grafik, peringkat HTC one hanya berada setingkat dibawah Samsung Galaxy SIV. Sementara skor tes dengan Quadrant Standard menghasilkan poin sebesar 12226.


Kelebihan
• Bodi Kuat dan Solid
• Layar 4,7 inci dengan resolusi full HD
• UltraPixel Camera
• Quadcore 1.7GHz
• HTC Sense 5.0

Kekurangan
•Harga masih terbilang mahal

Kesimpulan
Meski Indonesia harus menanti cukup lama kedatangannya, namun HTC One mampu mengobati pencintanya dengan kualitas hardware dan fitur yang dimilikinya. Saat memegang ponsel HTC One jelas jauh lebih baik dengan smartphone kebanyakan yang menggunakan bahan plastik. Apalagi berbekal fitur seperti teknologi UltraPixel yang pertama dipakai pada kamera ponsel dan layar Full HD yang dimilikinya. Hal yang juga lebih menarik adalah perombakan dari sisi interface, yang mampu menghadirkan tampilan yang lebih user friendly.

Sumber : http://www.tabloidpulsa.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar